Wednesday, July 6, 2022

Memahami CP - TP - ATP dalam Kurikulum Merdeka


Sebelum merencanakan pembelajaran dan asesmen, kita harus memahami Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), dan menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) terlebih dahulu. 

Memahami Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase, dimulai dari fase fondasi pada PAUD. Jika dianalogikan dengan sebuah perjalanan berkendara, CP memberikan tujuan umum dan ketersedian waktu yang tersedia untuk mencapai tujuan tersebut (fase). Untuk mencapai garis finish, pemerintah membuatnya ke dalam etape yang disebut fase. Setiap fase lamanya 1 - 3 tahun. Fase tersebut adalah: Fase Fondasi (PAUD), Fase A (Kelas I - II), Fase B (Kelas III - IV), Fase C (Kelas V - VI), Fase D (Kelas VII - IX), Fase E (Kelas X), dan Fase F ( Kelas XI - XII). 


Bapak dan Ibu Guru, jika kita cermati, kompetensi yang ingin dicapai ditulis dalam paragraf yang memadukan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap atau disposisi untuk belajar. Sementara karakter dan kompetensi umum yang ingin dikembangkan dinyatakan dalam profil pelajar Pancasila secara terpisah. Dengan dirangkaian sebagai paragraf, ilmu pengetahuan yang dipelajari peserta didik menjadi suatu rangkain yang berkaitan.


Merumuskan Tujuan Pembelajaran
Setelah memahami CP, pendidik mulai mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari peserta didik dalam suatu fase. Pada tahap ini, pendidik mulai mengolah ide tersebut, menggunakan kata-kata kunci yang telah dikumpulkaannya pada tahap sebelumnya, untuk merumuskan Tujuan Pembelajaran disingkat TP.

Tujuan Pembelajaran (TP) merupakan  kompetensi yang dicapai peserta didik dalam satu atau lebih kegiatan pembelajaran. 

Tujuan Pembelajaran (TP) terdiri dari:
  • kemampuan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang didemosntrasikan oleh peserta didik
  • konten yaitu ilmu pengetahuan inti atau konsep utama

Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran 
Setelah merusmuskan tujuan pembelajaran, langkah berikutnya dalam perencanaan pembelajaran adalah alur tujuan pembelajaran. Alur Tujuan Pembelajaran disingkat ATP sebenarnya memiliki fungsi yang serupa dengan apa yang dikenal selama ini sebagai "silabus", yaitu untuk perencanaan dan pengaturan pembelajaran dan asesmen secara garis besar untuk jangka waktu satu tahun. 

Ada tiga kriteria alur tujuan pembelajaran (ATP) yaitu:
  1. menggambarkan urutan pengembangan kompetensi yang harus dikuasai
  2. ATP dalam satu fase menggambarkan cakupan dan tahapan yang linear
  3. ATP keseluruhan fase menggambarkan cakupan dan tahapan pembelajaran antarfase 
Bapak dan Ibu guru dapat menjabarkan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dengan cara mengidentifikasi kompetensi  dan konten  yang ada pada Capaian Pembelajaran untuk digunakan dalam setiap fase.

Ilustrasi ATP by Panduan Pembelajaran dan Asesmen BSKAP 

Sebagai contoh, bidang studi IPAS
Di akhir fase A, peserta didik mengamati fenomena dan persitiwa secara sederhana dengan menggunakan panca indera, menyusun dan menjawab pertanyaan tentang hal-hal yang ingin diketahui saat melakukan pengamatan. Peserta didik juga mampu membuat predikasi mengenai objek dan peristiwa di lingkungan sekitar. Dengan, panduan peserta didik berpartisipasi dalam penyelidikan untuk mengeksplorasi dan menjawab pertanyaan. Melakukan pengukuran dengan alat sederhana yang ada di sekitarnya untuk mendapatkan data. Selanjutnya peserta didik menggunakan berbagai metode untuk mengorganisasikan informasi, temasuk gambar dan tabel. Peserta didik mendiskusikan dan membandingkan antara hasil pengamatan dengan prediksi. Dengan panduan peserta didik membandingkan hasil pengamatan yang berbeda dengan mengacu pada teori serta mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lisan dan tertulis dalam format sederhana. 

Sila Bapak dan Ibu Guru menuliskan hal-hal berikut di kertas atau diketik di Ms Word masing-masing:
1. Daftar konten atau topik materi yang terkandung dalam kalimat CP di atas
Konten berupa fenomena dan peristiwa di lingkungan sekitar yang dapat diamati menggunakan panca indera dan dapat diukur dengan alat sederhana misalnya konsep waktu : siang dan malam.

2. Daftar kompetensi/keterampilan/kemampuan yang perlu dicapai siswa pada akhir fase, merujuk kalimat CP tadi diantaranya mengamati, menyusun pertanyaan, melakukan penyelidikan, membuat prediksi, mengorganisasi informasi, mendiskusikan hasil amatan, dan mengkomunikasikan secara lisan dan tertulis.

Berdasarkan contoh di atas, diperoleh rumusan Tujuan Pembelajaran (TP), peserta didik dapat memahami dan dapat mengidentifikasi perbedaan konsep waktu : siang dan malam.

Adapun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dari rumusan kalimat Tujuan Pembelajaran (TP) di atas adalah
1. peserta didik mengamati berbagai kegiatan yang dilakuakn di daerahnya pada siang hari dan malam hari.
2. peserta didik mengorganisasi data dari hasil pengamatan
3. peserta didik menyusun pertanyaan dan melakukan penyelidikan
4. peserta didik mendiskusikan hasil amatan dan menyajikan hasil diskusi lewat media gambar.
5. peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya secara lisan.

Sebagai catatan, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dapat diperoleh Bapak dan Ibu Guru dengan merancang sendiri berdasarkan CP, mengembangkan dan memodifikasi contoh yang disediakan, atau menggunakan contoh yang disediakan pemerintah.


EmoticonEmoticon