Wednesday, May 5, 2021

Syarat dan Tata Tertib Tes CPNS/PPPK 2021


Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerbitkan Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara. 


Peraturan tersebut memuat ketentuan tata tertib yang harus dipatuhi oleh semua peserta seleksi calon aparatur sipil negara yang terdiri dari tiga kategori yaitu calon PNS, calon PPPK dan seleksi sekolah kedinasan di tahun 20201.


Mengutip isi peraturan tersebut berikut Guruberto.com bagikan tata tertib pelaksanaan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) dengan metode computer assisted test (CAT)

1. Tata Tertib Peserta

a. Peserta hadir hadir paling lambat 60 (enam puluh menit) sebelum seleksi dimulai dan/atau sesuai ketentuan yang diatur oleh masing-masing instansi untuk proses registrasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen persyaratan peserta.

b. Panitia Seleksi Instansi memeberikan PIN registrasi kepada peserta sebelum jadwal seleksi dimulai.

c. Pemberian PIN Registrasi ditutup 5 (lima) menit sebelum jadwal seleksi dimulai.

d. Bagi peserta Seleksi Calon PNS, Seleksi Calon PPPK, Seleksi Sekolah Kedinasan dan Seleksi selain ASN wajib membawa KTP elektronik asli atau KTP asli yang masih berlaku atau Kartu Keluarga asli atau salinan Kartu Keluarga yang dilegalisir basah oleh pelajabat yang berwenang dan kartu peserta seleksi untuk ditunjukkan kepada Panitia Seleksi Instansi.

e. Dalam hal penyelenggaran seleksi di Luar Negeri peserta dapat menunjukkan Paspor atau Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN) dan kartu peserta seleksi.

f. Bagi peserta seleksi pengembangan karier wajib membawa KTP atau Kartu Pengenal Pegawai.

g. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta.

h. Peserta menggunakan pakaian rapi,sopan dan bersepatu (kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan)

i. Peserta di dalam ruang seleksi dilarang membawa:

  1. buku atau catatan lainnya
  2. kalkulator, gawai, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan dan alat tulis
  3. senjata api/tajam atau sejenisnya dan
  4. menggunakan kompupter selain untuk aplikasi CAT

j. Peserta dilarang:

  1. bertanya/berbicara dengan sesama peserta tes selama seleksi berlangsung
  2. menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seizin panitia selama seleksi berlangsung
  3. keluar ruangan seleksi, kecuali memperoleh izin dari panitia
  4. membawa makanan dan minuman dalam ruang seleksi dan
  5. merokok dalam ruangan seleksi
k. Peserta yang telah selesai ujian dapat meninggalkan tempat ujian secara tertib.

2. Sanksi
  • Peserta yang terlambat hadir dari jadwal seleksi sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti seleksi atau dianggap gugur.
  • Peserta yang tidakmembawa dokumen sebagaiaman dimaksud pada angka 1 huruf d tidak diperkenankanmengikuti seleksi atau dianggap gugur.
  • Peserta yang melanggar ketentuan larangan sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf h tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti seleksi atau dianggap gugur.
  • Peserta yang melanggar ketentuan larangan sebagaimana dimaksud  pada angka1 huruf i sampai dengan huruf j dikenakan sanksi teguran lisan oleh Tim Pelaksana CAT BKN sampai dibatalkan sebagai peserta.
 
3. Lain-lain
Hal-hal lain yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan diatur kemudian dan merupakan tata tertib tambahan yang langsung disahkan. 

Untuk selengkapnya silahkan download Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2021 (SIMPAN FILE).

Demikianlah informasi yang dapat Guruberto.com bagikan tentang syarat dan tata tertib tes calon PNS dan calon PPPK tahun 2021. Semoga bermanfaat. 

Tuesday, May 4, 2021

Cara Mengisi Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka di Aplikasi SIM PKB

 

Photo by bentaratimur.id


Dear Guru, Kepala Sekolah  dan Orang Tua Siswa, Kemendikbud melalui Dirjen GTK menerbitkan Surat Edaran No 2046/B1/GT.00.00/2021 terkait Suvei GTK yang terdiri dari dua kategori yaitu Suvei Tentang Hasil Pelatihan Diklat GTK Tahun 2020  dan Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka.


Mengutip isi surat edaran tersebut, guru dan kepala sekolah mengisi Survei GTK pada periode  3 - 12 Mei 2021 dengan cara sebagai berikut:

1. Responden Survei "Hasil Pelatihan Diklat Guru Tahun 2020" adalah guru dan kepala sekolah dengan metode daring (online) melalui aplikasi SIM PKB yang diakses melalui akun SIM PKB masing-masing guru dan kepala sekolah.

2. Responden Survei "Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka" adalah

  • Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota dengan metode daring (online) menggunakan tautan yang diberikan melalui akun operator SIM PKB Provinsi/Kab/Kota;
  • Guru dan Kepala Sekolah dengan metode daring (online) menggunakan akun SIM PKB masing-masing guru dan Kepala Sekolah;
  • Orang tua siswa dengan metode daring (online) menggunakan tautan yang diberikan melalui akun SIM PKB kepala sekolah/guru.


Cara Mengisi Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka Oleh Guru dan Kepala Sekolah

Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 


Untuk memperoleh gambaran yang tepat, guru dan kepala sekolah diminta untuk mengisi survei ini sesuai dengan kondisi sebenarnya. Berikut ini cara mengisi Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka oleh guru dan kepala sekolah

1. Kunjungi laman Portal Layanan Program GTK Kemendikbud di https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id/

2. Pilih menu SIMPKB - Admin / Personal lalu login akun SIM PKB menggunakan surel dan password akun SIM PKB

3. Setelah berhasil login, perhatikan Pengumuman seperti gambar di bawah ini.


Photo by Sinau-thewe.com


4. Klik tombol LENGKAPI, kemudian muncul halaman Data Responden.


Photo by Sinau-thewe.com


5. Klik tombol LANJUT dan mulai mengisi Survei Kesiapan Pembeajaran Tatap Muka sesuai dengan kondisi sebenarnya.

6. Jika sudah selesai, klik tombol SIMPAN.


Cara Mengisi Survei Pembelajaran Tatap Muka Oleh Orang Tua Siswa

1. Pihak sekolah mempersiapkan tautan survei kepada orang tua siswa, contoh https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id/survey/pembelajaran-tatap-muka/NPSN.

2. Pada bagian NPSN, silahkan diganti nomor pokok sekolah nasional (NPSN) sekolah.

3. Sesudah NPSN diganti, tautan Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka siap dibagikan kepada orang tua siswa.

4. Jika tautan tersebut diklik, makanakan muncul tampilan Survei Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas seperti gambar berikut.


Photo by Sinau-thewe.com


5. Selanjutnya pilih Jenis Kelamin dan Pendidikan Terakhir orang tua siswa

6. Klik tombol SELANJUTNYA

7. Orang tua siswa mengisi survei yang disediakan

8. Setelah suvei selesai diisi, berikan tandah centang pada bagian Saya bukan robot

9. Selesai.


Demikian informasi tentang Cara Mengisi Survei Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka di Aplikasi SIM PKB. Semoga bermanfaat.

Monday, May 3, 2021

5 Data Wajib Guru Honorer yang Harus Valid Sebelum Daftar PPPK 2021

Pendaftaran PPPK 2021


Rekrutmen 1 juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) rencananya akan dibuka akhir Juni 2021. Penerimaan 1 juta formasi guru PPPK menjadi angin segar bagi guru honorer yang belum berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN). Seperti kita ketahui ASN terdiri dari dua kategori yakni PNS dan PPPK, untuk itu bersiaplah para guru untuk mengikuti seleksi PPPK 2021.


Ada beberapa data wajib guru honorer yang harus valid sebelum daftar PPPK 2021. Silahkan rekan guru honorer simak di bawah ini dan semoga bisa membantu Ibu dan Bapak Guru.

1. Data pada Verval PTK

Data pada laman Verval PTK menjadi sangat penting sekali, karena data identitas PTK harus sama dengan data kependudukan Dukpcapil. Sebagai contoh, jika ditemukan nomor induk kependudukan yang dimasukkan pada aplikasi Dapodik tidak sama dengan yang tercatat pada data kependudukan Dukcapil, maka PTK yang bersangkutan harus melakukan perbaikan data pada Verval PTK sebelum mendaftar PPPK 2021.


2. Data Ijazah di SIVIL

Aplikasi sistem verifikasi ijazah secara elektronik (SIVIL) merupakan aplikasi secara online untuk cek keabsahan ijazah. Adapun alamat websitenya adalah di alamat https://ijazah.ristekdikti.go.id


Hal yang perlu Ibu dan Bapak Guru persiapkan dan ketahui kalau ingin melakukan Verval Ijazah adalah nama perguruan tinggi, nama program studi, dan nomor ijazah. Nah, bagi rekan guru honorer lulusan Universitas UT (UT) dapat melakukan Verval Ijazah di https://www.ut.ac.id/ijazah/index.php.


3. Data Alumni di PD DIKTI atau Forlap Dikti

Cek terdaftar sebagai alumni di laman https://pddikti.ristekdikti.go.id/ atau http://forlap.dikti.go.id/ diperlukan sebagai sumber rujukan untuk berbagai kepentingan seperti pendaftaran aparatur sipil negara, pencarian kerja, dan melanjutkan pendidikan. 


Hal yang perlu dipersiapkan kalau Ibu dan Bapak Guru yang ingin melakukan cek terdaftar sebagai alumni adalah nama perguruan tinggi, nomor induk mahasiswa (NIM), dan nama mahasiswa (alumni).


4. Data Keaktifan GTK di Aplikasi Dapodik

Bagi rekan guru honorer boleh meminta bantuan operator sekolah untuk mengecek penugasan atau memutahirkan data keaktifan guru setiap bulan. Data ini menjadi sangat penting karena portal seleksi SSCASN terintegrasi dengan aplikasi Dapodik.


5. Data Sertifikasi di Info GTK

Terkhusus bagi guru honorer yang memiliki sertifikat pendidik mendapatkan afirmasi berupa nilai penuh pada tes kompetensi teknis atau 100 poin. Untuk mengecek data sertifikasi dapat dilihat di laman Info GTK pada menu Status Data Kelulusan Sertifikasi Pendidik.

Sunday, May 2, 2021

Apakah BSU Guru Hononer Tahap 2 Tahun 2021 Cair Lagi? Login Akun Info GTK untuk Cek Info BSU Gaji Guru Honorer

Photo by Calon Guru (Kanjeng Mariyadi Ngawi)


Mengutip Portalsulut.com, pemerintah tidak mengalokasikan anggaran bantuan subsidi gaji untuk pegawai pada tahun 2021.


Lantas, apakah bantuan subsidi gaji guru honorer tetap dilanjutkan di tahun 2021?


Di media sosial (medsos) heboh soal pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) guru honorer tahap kedua di tahun 2021 menjelang lebaran. 

"Semoga BSU di cair kan yaa biar bisa menambah masukan untuk lebaran,...." 


Apakah benar itu BSU guru honorer tahap 2 tahun 2021?


Untuk cek info BSU gaji guru honorer Kemendikbud login info.gtk.kemdikbud.go.id  dan login ke Simpatika untuk guru honorer Kemenag. Di laman Info GTK muncul pemberitahuan kepada guru honorer sebagai nominasi penerima BSU bagi PTK non-PNS Kemendikbud Tahun 2020 beserta informasi pencairan tahap 1. 


Perhatikan bahwa notifikasi untuk BSU tahun 2020. Jika rekan guru honorer mendapatkan BSU tahap kedua tahun 2021 seharusnya di notifikasi muncul tahun 2021. Ini ditegaskan juga dalam SK Bantuan Subsisdi Upah yang diterbitkan di tahun 2020 dan pencairan (tanggal masuk rekening) masih di tahun 2020.


Ada juga rekan guru honorer yang bertanya terkait Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Penerima Bantuan yang penanggalannya pada tahun 2021. Nah, untuk tanggal, bulan, dan tahun yang tercantum pada Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Penerima Bantuan ini sesuai dengan tanggal akses Info GTK. 


Dari kedua bukti di atas yakni tahun anggaran yang muncul pada notifikasi dan penanggalan SPTJM Penerima bantuan bisa dipastkan bahwa BSU Guru Honorer tahap kedua tahun 2021 masih menunggu keputusan pemerintah. 


Photo by Tribunnews .com


Melansir Tribunnews.com, pemerintah hingga saat ini belum menentukan nasib program Bantuan Subsidi Gaji atau Upah (BSU) di tahun 2021. Keberlanjutan kebijakan BSU di tahun 2021 masih tahap diskusi bersama tim Komite Pencegahan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN)

Saturday, May 1, 2021

Ini 6 Syarat Guru Honorer Penerima Dua Macam Tunjangan dari Kemendikbud

Photo by Liputan 9

Guru honorer jumlahnya masih sangat besar dibandingkan dengan guru PNS di Indonesia. Berdasarkan data dari Kemendikbud, sampai tahun 2020 jumlah guru bukan PNS di Indonesia mencapai 973.228 orang. Dari jumlah tersebut, 728.461 diataranya berstatus guru honorer sekolah.


Guru honorer di Indonesia sebagian kesejahteraan secara ekonomi masih relatif kecil untuk bisa memenuhi kebutuhan pribadinya apalagi bila dibandingkan dengan UMP (Upah Minimum Pegawai) di Indonesia. 


Belum adanya standarisasi untuk upah minimum guru, sehingga honor yang diterima setiap masing-masing kabupaten atau kota berbeda. Padahal tanggung jawab yang dituntut dari sekolah sama tidak ada perbedaan antara guru honorer dan PNS.


Setiap guru honorer berhak mendapatkan tunjangan penghasilan baik itu gaji dan tunjangan. Hal ini didasarkan pada Pasal 14 ayat (1) huruf a dan Pasal 15 ayat (1) UU Dosen dan Guru. Hanya gaji dan tunjangan yang melekat pada guru diberikan berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Kompetensi itu diukur melalui sertifikasi. Karena itu, tunjangan hanya diberikan pada guru honorer yang telah memiliki sertifikasi dan statusnya diangkat melalui pemerintah, pemda, maupun swasta. 


Guru honorer berhak mendapatkan tunjangan penghasilan meliputi gaji dan tunjanganNah, apa saja syarat guru honorer penerima tunjangan dari Kemendikbud?

1. Memiliki Ijazah S1/D4

UU Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 9 mengamanatkan setiap guru wajib memiliki kualifikasi akademik akademik sajana (S-1) atau diploma empat (D-IV). Syarat wajib guru sertifikasi ialah sudah lulus S1. Mulai tahun 2015 guru yang belum lulus S1 tidak akan mendapatkan jatah tunjangan baik tunjangan profesi maupun tunjangan lainnya.


2. Memiliki NUPTK

Nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu syarat pembayaran honor bagi guru honorer dari dana BOS, sertifikasi guru, tunjangan profesi guru, dan tunjangan khsusus. 


3. Terdaftar di Aplikasi Dapodik

Aplikasi Dapodik menjadi dasar pemberian dua macam tunjangan bagi guru bukan PNS yakni tunjangan profesi guru (TPG) dan tunjangan khusus. Dua jenis tunjangan ini bisa guru honorer terima jika tercatat di Dapodik. 


4. Memiliki Sertifikat Pendidik

Gaji dan tunjangan yang melekat pada guru diberikan berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Kompetensi itu diukur melalui sertifikasi. Karena itu, tunjangan profesi guru hanya diberikan pada guru honorer yang telah memiliki sertifikat pendidik dan statusnya diangkat melalui pemerintah, pemda, maupun swasta. Sertifikat pendidik didapatkan setelah guru mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG).


5.  Memenuhi Beban Kerja 24 Jam Tatap Muka Perminggu

Tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru PNS dan guru bukan PNS (GBPNS) yang mengantongi sertifikat pendidik dan memenuhu beban mengajar yakni mengajar 24 JTM perminggu. 


6. Mengajar di Daerah Khusus

Selain tunjangan profesi, pemerinptah menyediakan tunjangan khusus bagi guru atau tunjangan khusus guru (TKG) yang mengajar di daerah khusus. Daerah khusus merupakan desa sangat tertinggal berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Kemendes PDTT dan dari data kementerian. 

Friday, April 30, 2021

Soal PPPK Kemampuan Sosio Kultural dan Kunci Jawabannya

Photo by Ceko Math Unnes

Dear calon guru ASN PPPK, pada kesempatan kali ini Guruberto.com akan berbagi Soal Simulasi PPPK PGRI Kompetensi Sosio Kultural untuk semua guru lengkap dengan kunci jawabannya. Soal-soal ini diphimpun dari berbagai PGRI daerah.


Bagi calon guru ASN PPPK yang ingin mengikuti Simulasi PPPK PGRI silahkan klik link berikut ini https://e-learning.apks.pgri.or.id.


Kompetensi Sosio Kultural yang juga dikenal dengan Soskul adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh aparatur sipil negara (ASN) yang dapat diukur dari pengalaman bekerja yang berhubungan dengan masyarakat plural dalam hal agama,suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan.


Soal Simulasi PPPK PGRI Kompetensi Sosio Kultural

1. Saya diutus mengikuti suatu diklat. Oleh panitia penyelenggara saya ditempatkan sekamar dengan orang yang tidak saya kenal yang berasal dari kota lain. Sikap saya adalah ....

a. menerima aturan panitia

b. mengajukan keberatan tetapi akhirnya menerima aturan panitia

c. mengajukan keberatan dan minta ditempatkan dengan minimal orang yang dikenal

d. menerima aturan panitia dan berusaha mengenal dan memahami teman sekamar

e. protes keras dan minta ditempatkan sendiri saja


2. Ketika banyak anggota tim kerja anda yang berbeda suku dengan Anda, maka Anda akan ....

a. waspada dalam bersikap

b. bersikap toleran dan menghormati mereka

c. khawatir jika ucapan Anda dapat menyinggung mereka

d. meminta atasan untuk memindahkan Anda ke tim kerja yang lain saja

e. menjaga jarak dengan mereka


3. Setiap tahun atasanmu mengajukan cuti untuk kegiatan keagamaan dan melimpahkan pekerjaannya kepada Anda. Bagaimanakah sikap Anda .... 

a. menanyakan kepada atasan tentang kegiatan keagamaan  terebut, dan mengucapkan selamat menunaikan aktivitas ibadah

b. menanyakan kepada bagian kepegawaian apakah limpahan pekerjaan atasan menjadi keharusan untuk Anda laksanakan

c. membantu pekerjaan atasan tersebut karena bisa jadi Anda cuti juga melimpahkan pekerjaan keppada atasan Anda

d. biasa saja karena atasan biasa begitu

e. bertanya kepada rekan-rekan dan mencari literatur tentang kegiatan keagamaan yang atasan lakukan


 4. Dalam situasi terjadi perdebatan karena perbedaan pendapat, biasanya saya ....

a. berusaha menengahi agar perbedaan tidak terjadi berkepanjangan

b. memihak dengan orang yang sependapat dengan saya

c. meninggalkan ruangan karena saya tidak tahan mendengar perdebatan

d. berusaha memahami kedua belah pihak mengapa sampai terjadi perdebatan

e. diam dan mengikuti proses perdebatan sampai sekali


5. Kritikan bagi saya adalah ....

a. berusaha menerima setiap kritikan yang dilontarkan untuk Anda

b. menjadikan kritikan sebagai masukan yang membangun agar Anda bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi

c. saya jadikan kritikan sebagai bahan evaluasi diri

d. bersifat terbuka terhadap kritik atau masukan

e. memahami karakter setiap orang yang Anda temui


6. Bagaimana reaksi Anda menyikapi aksi-aksi kekerasan yang sering terjadi di jalanan?

a. Melaporkan aksi yang ada dan tetap waspada saat berkendara di jalan.

b. Sebisa mungkin mencari teman ketika melewati jalan tersebut.

c. Tidak ambil pusing dengan kejadian tersebut.

d. Hanya asyik menonton tanpa melakukan sesuatu.

e. takut dan trauma saat berada di jalan.


7. Dalam suatu rapat pimpinan, ada sejawat yang tidak sependapat dengan usulan saya ....

a. meninggalkan ruangan rapat dan tidak kembali lagi

b. dengan senang hati mempertimbangkan pendapat orang tersebut

c. mempertimbangkan pendapat tersebut dengan melihat siapa orangnya

d. bersikeras agara usulan saya yang diterima

e. tetap beranggapan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah


8. Anda diutus oleh pimpinan kantor Anda bertugas ke sebuah daerah yang tidak punya fasilitas teknologi informasi yang memadai, dan daerah tersebut memiliki masyarakat yang tidak paham teknologi informasi dan sebagian masyarakat meyakini bahwa pembagunan teknologi informasi belum begitu penting, sementara atasan Anda memberikan tugas tersebut kepada Anda sebagai tuntutan program Nawacita yang mesti dilaksanakan, langkah Anda adalah ....

a. menghormati kebudayaan daerah di des tersebut bahwa bhineka tunggal ika penting, IT di desa tersebut belum terlalu bermanfaat bagi masyarakat sekitar

b. melaporkan kepada atasan kantor Anda yang sebenarnya bahwa kondisi desa tersebut belum siap dibangun infrastruktur teknologi informasi

c. membangun infrastruktur IT yang memadai untuk digunakan masyarakat desa lalu kemudian mengadakan pelatihan-pelatihan khusus

d. berkordinasi dengan kepala desa dan masyarakat setempat untuk membangun infrastruktur meskipun masyarakat bingung masih bingung

e. mengedukasi masyarakat tersebut tentang perkembangan ICT saat ini penting bagi masyarakat Indonesia


9. Teman sekantor saya mengalami musibah, di saat yang sama ada pekrjaan penting yang harus diselesaikan, saya ....

a. teman saya pastimengerti jika saya sibuk

b. bersama teman-teman yang lain pergi untuk melihat kondisinya

c. memprioritaskan teman saya, karena bagaikan keluarga

d. menunda pekerjaan saya dan pergi untuk melihat kondisinya

e. menelepon untukmemastikan kondisinya lalu kembali bekerja


10. Anda ditugaskan oleh atasan Anda bekerja untuk beberapa minggu di luar daerah. Setibanya di sana ternyata daerah tersebut mayoritas wanitanya berhijab, sedangkan Anda belum berhijab. Bagaimana Anda menyikapi hal tersebut?

a. Ikut memakai hijab dan melakukannya secara berkesinambungan.

b. Tetap pada pendirian dan bernampilan seperti biasanya.

c. Anda merasa belum pantas untuk berhijab lebih baik hijab hati dulu.

d. Ikut memakai hijab sebagai wujud penghargaan terhadap budaya daerah tersebut.

e. Ikut memakai hijab walaupun merasa risih untukmengahragai budaya daerah tersebut.


11. Karena Anda lulus ujian tahun ini, maka Anda mengadakan syukuran tadi malam dan menyisakan banyak nasi, seharusnya Anda ....

a. memberikan kepada masyarakat tak mampu

b. memberikan kepada tetangga

c. kecewa dan berharap kedepannya tidak masak terlalu banyak

d. membawa ke tempat sampah

e. membuat nasi goreng


12. Akhir-akhir ini banyak tayangan di televisi yang isinya kurang mendidik. Melihat fenomena tersebut menurut saya .....

a. ingin protes pada semua stasiun televisi untukmengganti tayangan lebih banyak

b.ingin menghujat semua stasiun televisi di media massa

c. ingin menggalang massa untuk melakukan demo terhadap pemerintah untuk segera mengambil kebijakan

d. ingin mengajak pihak-pihak yang berwenang dan terkait untuk membahas kelayakan tayangan tersebut

e. ingin menutup hak siar semua stasiun televisi


13. Hasil kebudayaan berikut yang berupa kebudayaan immaterial adalah ....

a. tari-tarian, film, dan TV

b. bahasa, adat, dan ilmu

c. religi, mesjid

d. patung, lukisan

e. candi, gereja


14. Seorang kawan memiliki istri yang akan melahirkan, dan karena tidak memiliki biaya rumah sakit, ia meminjam uang dari Anda, padahal uang Anda hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari ....

a. saya meminta maaf dan mengatakan yang sebenarnya bahwa saya tidak punya uang untuk dipinjamkan

b. saya akan memberikan solusi dengan membantunya meminjamkan uang dari kawan lain

c. saya menolak meminjamkan uang saya karena itu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari

d. saya menyarankan agar dia meminjam dari orang lain

e. saya pinjamkan sisa uang saya yang sedikit tersebut

Thursday, April 29, 2021

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Diundur

Penerimaan CPNS/PPPK 2021 Diundur by Usman Oegi 

Mengutip Tirto.id, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB yang juga Juru Bicara Kemenpan RB, Andi Rahadian mengatakan pendaftaran CASN yakni calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) rencananya akan dilakukan akhir Juni 2021. 


Alasan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 kemungkinan besar baru akan dihelat pada akhir Juni karena hingga saat ini masih ada pembahasan dan persiapan-persiapan yang dilakukan. Selain itu, penyampaian formasi ke kemneterian atau lembaga dan pemerintah daerah baru dilakukan pada April 2021.


Sebelumnya berdasarkan informasi dari file PDF bertajuk Kebijakan Pengadaan ASN 2021 yang dikeluarkan KemenPAN RB tanggal 3 Maret 2021 disebutkan bahwa pendaftaran CPNS dan PPPK (NON GURU) dan PPPK (GURU) direncanakan pada Mei - Juni 2021. 


Nah, bagi calon pendaftar guru ASN PPPK ambil hikmahnya saja. Pasti ada hikmah dibalik pengunduran pendaftaran CPNS dan PPPK 2021. Sebut saja, rekan calon guru ASN PPPK memiliki waktu belajar lebih banyak.


Bagi calon pendaftar guru ASN PPPK yang bertanya mengenai link pendaftaran CASN 2021, maka perlu dicatat bahwa portal pendaftaran CPNS/PPPK 2021 di laman situs SSCASN sscasn.bkn.go.id. Untuk tata cara pendaftaran CPNS/PPPK 2021 masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, baik CPNS dan PPPK.


Demikianlah informasi yang bisa Guruberto.com terkait pengunduran jadwal pendaftaran CPNS/PPPK 2021. Semoga bermanfaat