Monday, September 21, 2020

Latihan Soal KSN (OSN) IPA SMP Tahun 2020 dan Pembahasan Materi Gerak


Latihan Soal KSN IPA SMP Tahun 2020 dan Pembahasan Materi Gerak. Sebagaimana diketahui jadwal pelaksanaan KSN IPA SMP tingkat kabupaten Tahun 2020 secara daring akan dilaksanakan pada tanggal 29 September 2020. Untuk kamu yang ingin berlatih mengerjakan soal-soal KSN IPA SMP khususnya materi gerak, silahkan simak latihan soal dan pembahasan berikut ini. 

1. Sebuah mobil bergerak lurus dipercepat dari keadaan diam dengan percepatan 5 m/s2. Mobil tersebut kemudian bergerak dengan kecepatan konstan.Setelah beberapa saat mobil mulai diperlambat 5 m/s2 hingga berhenti. Bila kecepatan rata-rata mobil adalah 20 m/s dan waktu total untuk bergerak 25 detik, maka kecepatan mobil tadi bergerak dengan kecepatan tetap selama ....

A. 20 detik

B. 18 detik

C.15 detik

D. 10 detik


Jawab: C

Dari soal dapat dibuat grafik v vs t sebagai berikut

Grafik v vs t


Karena kecepatan rata-rata 20 m/s maka jarak tempuh = v . t = (20 m/s) (25 s) = 500 m yang itu menunjukkan luas grafik. Dengan demikian dapat ditentukan nilai x



x - 25x + 100 = 0

(x - 20) (x - 5) = 0

Nilai x yang mungkin adalah 5

Jadi lama v konstan (GLB) = 25 - 2x = 25 - (2 . 5) = 15 detik 


2. Mobil massa 800 kg bergerak lurus dengan kecepatan awal 36 km.jam-1 setelah menempuh jarak 150 meter kecepatan menjadi 72 km.jam-1. Waktu tempuh mobil adalah ....

A. 5 sekon

B. 10 sekon

C. 17 sekon

D. 25 sekon

Jawab: B

Diketahui

Massa mobil (m) = 800 kg

Kecepatan awal (v0) = 36 km/jam = 10 m/s

Jarak tempuh (s) = 150 m

Kecepatan akhir (vt) = 72 km/jam = 20 m/s

Ditanya

Waktu tempuh mobil (t) = ... sekon


(vt)2 = (v0)2  + 2a . s

(20)2 = (10)2 + 2 . a (150)

300 . = 300

a = 1m/s


Jadi: 

v = v + a . t

20 = 10 + 1 . t

t = 10 s


3. Kecepatan gerak suatu benda dinyatakan dengan persamaan v = a - B t, t menyatakan waktu sedangkan A dan B adalah konstanta. Jika saat t = 0 benda berada di titik asal, maka jarak maksimum yang dicapai benda adalah ....

A. A/B

B. B/A

C. B2/2A

D. A2/2B

Jawab: D

Syarat s maksimum:

 

A - Bt = 0 ; t = A/B  

Jadi 




Saturday, September 19, 2020

Mapel SEJARAH Terancam HILANG dalam Draf KURIKULUM BARU?

Petisi Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI)


"Mereka yang tidak mempelajari sejarah, akan terkutuk mengulangi sejarah itu sendiri"

George Santayana, filsuf Spanyol


Mata pelajaran sejarah dikabarkan ternacam hilang dalam draf kurikulum baru. Benarkah? Guru Berto melakukan penelusuran informasi dari banyak informasi, antara lain file draf penyederhanaan kurikulum dan pemerintah. Bagaimana hasilnya?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana membuat mapel sejarah akan menjadi pilihan bagi siswa SMA/sederajat. Mapel sejarah akan digabung dengan mapel ilmu pengetahuan sosial (IPS) khusus kelas 10. Sementara untuk kelas 11 dan 12 mapel sejarah jadi mapel pilihan. Hal ini terungkap dalam draf sosialisasi Penyederhanaan Kurikulum dan Asesmen Nasional tertanggal 25 Agustus 2020.

Dalam draf tersebut dijelaskan bahwa mapel sejarah Indonesia tak lagi menjadi mata pelajaran dasar bagi kelas 10 SMA/sederajat dan nantinya digabung di mapel ilmu pengetahuan sosial (IPS). Padahal, dalam K13 (Kurikulum 2013) yang diterapkan belakangan ini, mapel sejarah Indonesia menjadi mata pelajaran dasar dan diajarkan terpisah dari mapel lainnya.

Dalam file draf sosialisasi Penyederhanaan Kurikulum dan Asesmen Nasional  terdapat sebelas (11) mata pelajaran dasar bagi kelas 10, yaitu:

1. Pendidikan Agama dan Kepercayaan kepada Tuhan YME

2. PPKn

3. Bahasa Indonesia

4. Matematika

5. IPA

6. IPS

7. Bahasa Inggris

8. Seni dan Prakarya

9. Pendidikan Jasmani

10. Informatika

11. Program Pengembangan Karakter


Selanjutnya untuk siswa kelas 11 dan 12 SMA/sederajat mapel sejarah menjadi mapel pilihan. Berikut mata pelajaran dasar bagi siswa kelas 11 dan 12 kelompok IPA, IPS, bahasa dan vokasi.

1. Pendidikan Agama dan Kepercayaan kepada Tuhan YME

2. PPKn

3. Bahasa Indonesia

4. Matematika

5. Bahasa Inggris

6. Seni dan Prakarya

7. Pendidikan Jasmani

Mapel sejarah bisa dipelajari siswa kelompok peminatan IPA, IPA, bahasa dan vokasi sebagai mapel pilihan.


Menanggapi isu dihapusnya mapel sejarah SMA/sederajat dari mata pelajaran dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan mapel sejarah tak dihapus dari kurikulum. Dilansir dari laman detikcom, rencana penyederhanaan kurikulum tersebut masih dalam tahap awal dan pembicaraan.

Thursday, September 17, 2020

Latihan Soal KSN (OSN) IPA SMP Tahun 2020 dan Pembahasan Materi Hukum Archimedes



Soal KSN (OSN) IPA SMP Tahun 2018 Nomor 36

Bayangkan sebuah bola berongga yang berkulit tebal seperti penampang melintang pada gambar. Massa bola 180,6 dan jejari rongga di dalamnya 9 cm. Bola itu diisi air sebanyak separuh volume rongga dan disumbat supaya air tidak keluar. Bola berisi air itu kemudian ditaruh di dalam air.Tampak separuh bagian bola berada di atas permukaan air.

Bola berongga yang berkulit tebal


Tebal kulit bola itu yang paling mendekati adalah .... (Gunakan rapat massa air 1 g/cm3)

A. 1,0 cm

B. 1,3 cm

C. 1,5 cm

D. 1,8 cm


Penyelesaian

Perhatikan gambar berikut!

Diagram benda bebas

Keterangan

FA = gaya apung

wa = ma g = berat air

wb = mb g = berat bola berongga

Tebal kulit bola (r) = R0 - R

Dari gambar di atas, dianggap bola berongga dalam kedaan diam sehingga berlaku hukum I Newton dan Hukum Archimedes

F = 0

Gaya apung = berat air + berat bola berongga


Hukum Archimedes berbunyi gaya apung yang bekerja pada suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam suatu fluida sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. Besarnya gaya apung dirumuskan oleh persamaan:

FA  =   wf  

FA  =  f  g Vbf

Keterangan:

FA  = gaya apung (N)

wf  = berat fluida yang dipindahkan (N)

 f  = massa jenis fluida (g/cm3)

g     = percepatan gravitasi (m/s2)

Vbf  = volume benda yang tercelup fluida (m3)


Karena hanya setengah bagian bola berongga yang tercelup dalam air (Vb) dan separuh volume rongga diisi air, maka

FA  =   ma g mb g

aVb  = a Va g + mb g

1 .  .  . (R0)3 = 1 .  .  . R3 + 180,6 

(R0)3  =  (9 cm)3 + 180,6

 (R0)3  = 486 cm3 + 180,6

(R0)3 = 999,9 cm3

R0   10 cm

Sehingga, r = R0 - R = 10 cm - 9 cm = 1 cm


Jadi, tebal kulit bola itu yang paling mendekati adalah 1 cm (A). 


Thursday, April 16, 2020

Lowongan Sekolah Guang Ming Pekanbaru April 2020

SEKOLAH GUANG MING PEKANBARU membutuhkan beberapa tenaga pengajar untuk Tahun Pelajaran 2020/2021, yakni:
Guru Bahasa Inggris 
- Guru Kelas
- Guru Mathematics
- Guru Science

Kualifikasi
  • Pria atau wanita, berusia 25 - 35 tahun.
  • Pendidikan terakhir minimal S1 Pendidikan Keguruan dengan bidang keilmuan : Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, Pendidikan Matematika Bilingual, Pendidikan IPA Bilingual dan Pendidikan Fisika Bilingual dengan IPK minimal 3.00
  • Dapat mengoperasikan komputer untuk kerpeluan pembelajaran dan adiministratif
  • Mampu menyusun berbagai instrumen evaluasi proses dan hasil belajar siswa (tes dan portofolio)
  • Mampu menyusun dan mengimplementasikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai dengan standar proses pendidikan nasional
  • Mampu memberi pengalaman belajara siswa dengan berbagai strategi pembelajaran yang berorientasi constructive learning (contextual learning, problem based learning, inquiry learning)
  • Aktif, kreatif, inovatif dan mampu bekerja dalam tim
  • Dapat berbahasa Mandarin merupakan nilai tambah
Fasilitas yang disediakan
  • Tempat tinggal (bagi pegawai single dari luar kota)
  • Gaji sesuai Peraturan Gaji Pegawai Yayasan Pendidikan Guang Ming Indonesia

Kirimkan surat lamaran beserta dengan foto terbaru, resume, Curriulum Vitae lengkap dengan fotokopi ijazah ke alamat :

Guang Ming School
Sekolah Guang Ming Pekanbaru 
Jl. Tanjung Datuk No. 206 Pekanbaru

Untuk informasi lebih lanjut mengenai lowongan kerja di Sekolah Guang Ming Pekanbaru bisa menghubungi nomor di bawah ini.
Hp  085359575441        (Berto Sitompul, S.Pd. Gr)

Catatan
Informasi lowongan kerja berlaku sampai 30 April 2020. 

Thursday, February 13, 2020

Download Contoh Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (ABK) Guru Mapel

Menurut PerMenPAN & RB Nomor 33 Tahun 2011, Analisis Jabatan adalah proses, metode, serta teknik untuk mendapatkan data jabatan yang diolah menjadi informasi jabatan untuk kepentingan program kepegawaian serta memberikan umpan balik bagi organisasi, tatalaksana, pengawasan dan akuntabilitas. Pengertian lain sesuai PERKA BKN Nomor 12 Tahun 201, analisis jabatan adalah proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan, dan penyusunan data jabatan menjadi informasi jabatan.


Analisa Beban Kerja (ABK)  merupakan  suatu teknik manejemen yang dilakukan secara sistematis untuk mendapatkan informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja. dengan adanya ABK kita bisa menghitung kebutuhan pegawai.
Pada kesempatan kali ini, Guru Berto akan membagikan contoh dan petunjuk teknis pengisian form dan isian Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk Guru Mapel. Silahkan Bapak/Ibu unduh melalui link di bawah ini.

Contoh Form Uraian Analisis Jabatan Guru Mapel UNDUH
Contoh Isian Uraian Analisis Jabatan Guru Mapel UNDUH
Contoh Form Analisis Beban Kerja Guru Mapel UNDUH
Petunjuk Teknis Pengisian Form Analisis Beban Kerja Guru Mapel UNDUH
Contoh Isian Form Analisis Beban Kerja Guru Mapel UNDUH

Wednesday, October 9, 2019

Listrik Statis

Kata "listrik" berasal dari bahasa Inggris electric, berasal dari bahasa Yunani elektron, yang berarti "amber". Amber adalah pohon damar yang membatu, dan pengetahuan kuno membuktikan bahwa jika batang amber digosok dengan sepotong kain, maka amber menarik potongan daun-daun kecil atau bulu.

Efek Amber

Batang karet keras, batang kaca, atau penggaris plastik, jika digosok dengan sepotong kain juga akan menunjukkan "efek amber" atau listrik statis sebagaimana yang kita sebut sekarang. Barangkali Anda telah memiliki pengalaman tentang listrik statis yakni ketika kamu menyisir rambut kering, atau ketika menyetrika baju nilon. Pada setiap kasus tadi, suatu benda menjadi "bermuatan" listrik karena proses gosokan dan dikatakan memiliki muatan listrik. Pada Tabel no 1 di bawah ini didaftar beberapa pasangan bahan yang memproduksi listrik statis.
Tabel no 1

Benda Bermuatan Listrik
Apa yang terjadi jika dua benda bermuatan sejenis saling berdekatan? Bagaimana jika yang didekatkan adalah dua benda bermuatan tak sejenis?
Dua muatan listrik yang didekatkan akan saling berinteraksi. Muatan-muatan listrik sejenis (positif dengan positif, negatif dengan negatif) saling tolak-menolak, sedangkan muatan-muatan listrik yang tak sejenis (positif dengan negatif) saling tarik-menarik.
Contoh Soal
Ada lima buah muatan listrik A, B, C, D, dan E. A dan B tolak-menolak, A dan C tarik-menarik, C dan D tarik-menarik, C dan E tolak-menolak. Apakah jenis muatan lainnya jika D bermuatan listrik positif?
Jawab:
Diketahui D bermuatan listrik positif.
C dan D tarik-menarik, berarti C dan D tak sejenis. Karena D positif maka C haruslah negatif.
A dan C tarik-menarik berarti A dan C juga tak sejenis. Karena C negatif maka A haruslah positif.
A dan B tolak-menolak berarti A dan B sejenis. Karena A positif maka haruslah B positif  juga.

Hukum Coulomb
Kamu telah mengetahui bahwa dua muatan listrik sejenis tolak-menolak sedang dua muatan listrik tak sejenis tarik-menarik. Tetapi bagaimanakah dengan besar gaya interaksi ini? Besar gaya interaksi antara dua muatan listrik diselidiki oleh Charles Augustin Coulomb. Dari percobaan yang dilakukannya dia mendapatkan dua hal:
  • Gaya interaksi sebanding dengan besar muatan yang berinteraksi
  • Gaya interaksi berbanding terbalik dengan kuadrat jarak pisah antara kedua muata
Kedua hasil ini digabungkan dan dinyatakan sebagai hukum Coulomb yang berbunyi:
Gaya listrik (tarik menarik atau tolak menolak) antara dua muatan listrik adalah sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak pisah antara kedua muatan.

Jika muatan listrik diberi lambang Q dengan satuan Coulomb (disingkat C) dan jarak pisah diberi lambang r dengan satuan meter (m) serta k bernilai 9 × 109 Nm2/C2, maka hukum Coulomb dinyatakan dengan rumus:

Hukum Coluomb

Tuesday, October 8, 2019

Rumus Energi Kinetik Beserta Penjelasan dan Contoh Soal Lengkap

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh sebuah benda karena gerakannya atau energi pada benda-benda yang bergerak. Gerak benda dapat berupa gerak translasi (lurus) dan rotasi sehingga energi kinetik berupa energi kinetik translasi dan energi kinetik rotasi. Pada postingan ini, energi kinetik yang akan dibahas adalah energi kinetik translasi. Contoh energi kinetik adalah sebuah mobil yang bergerak dengan kecepatan tertentu, manusia yang berjalan atau berlari, dan lain sebagainya.

Contoh Energi Kinetik

Besar kecilnya energi kinetik suatu benda bergantung kepada massa dan kelajuan benda tersebut. Secara matematis energi kinetik dirumuskan sebagai


dimana
Ek = energi kinetik (joule)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)

Rumus tersebut diperoleh dari penurunan rumus usaha (W = F . s). Berikut penurunannya. Kita mulai dengan persamaan untuk jarak yang ditempuh benda dengan kelajuan awal v0, percepatan a, dalam waktu t.
s = v0t + (1/2) at2 ... (1)
Jika v0= 0 maka didapatkan:
s = (1/2) at2
Untuk kelajuan akhir v dengan v00, didapatkan:
v = v0+ at
v at
 = v /a                                                                                 ... (2)

Substitusikan persamaan (2) ke persamaan (1), sehingga:
s = (1/2) at2
s =  (1/2) a (v /a)2
s =  (1/2) (v2/a2)
s = (1/2) (v2/a)
s = v2/2a                                                                                ... (3)

Kita substitusikan Hukum II Newton dan persamaan (3) ke rumus usaha (W = F . s) sehingga diperoleh:
W = F . s
W = ma . (v2/2a)
W = (1/2) mv2
W = (1/2) mv2

W = (1/2) mv2 inilah yang disebut energi kinetik.

Contoh Soal Energi Kinetik
Soal 1. Sebuah benda massa 2 kg bergerak dengan kecepatan 10 m/s, memiliki energi kinetik sebesar ....
A. 20 J
B. 40 J
C. 100 J
D. 200 J
Jawab:
Diketahui :
massa (m) = 2 kg
kecepatan (v) = 10 m/s
Ditanya :
Energi kinetik (Ek ) = ... J
Penyelesaian
Ek = (1/2) mv2
Ek = (1/2) × 2 kg × (10 m/s)2
Ek = (1/2) × 2 kg × 100 m2/s2
Ek = 100 J

Soal 2. Sebuah benda bergerak dengan kecepatan 10 m/s dan memiliki energi kinetik 200 J jika massanya sebesar ....
A. 0,5 kg
B. 1 kg
C. 2 kg
D. 4 kg
Jawab:
Diketahui :
kecepatan (v) = 10 m/s
Energi kinetik (Ek ) = 200 J = 200 kg m2/s2
Ditanya :
massa (m) = ... kg
Penyelesaian
Ek = (1/2) mv2 maka didapat
m = Ek / v2
m = (2 × 200 kgm2/s2) / (10 m/s)2
m = 400 kgm2/s2 / 100 m2/s2
m = 4 kg

Soal 3. Sebuah benda bermassa 0,5 kg bergerak dan memiliki energi kinetik 100 J, jika kecepatannya sebesar ....
A. 10 m/s
B. 20 m/s
C. 40 m/s
D. 50 m/s
Jawab:
Diketahui :
massa (m) = 0,5 kg
Energi kinetik (Ek ) = 100 J = 100 kg m2/s2
Ditanya :
kecepatan (v) = ... m/s
Penyelesaian
Ek = (1/2) mvmaka didapat
v2 = 2 Ek / m
v =√(2 Ek) / (m)
v =√ (2 × 100) / 0,5
v =√200 / 0,5
v =√400 = 20 m/s

Soal Perbandingan Energi Kinetik
Soal 4. Dua benda P dan Q massanya mP = 2 mQ bergerak dengan kecepatan vP = (1/2) vQPerbandingan energi kinetik kedua benda EkP = EkQ adalah ....
A. 1 : 2
B. 2 : 1
C. 1 : 4
D. 4 : 1
Diketahui :
mP = 2 mQ
vP = (1/2) vQ
Jawab:
Ditanya :
Perbandingan energi kinetik kedua benda = ... ?
Penyelesaian
EkP / EkQ = ( (1/2) mPvP2) / ( (1/2) mQvQ2)
EkP / EkQ = mPvP2 / ( mQvQ2
EkP / EkQ = mQ × ((1/2) vQ)2 /  mQvQ2
EkP / EkQ = × (1/4)
EkP / EkQ = 1 /2

Besar perbandingan energi kinetik kedua benda EkP = EkQ adalah 1 : 2

Baca juga Pembahasan Soal UN IPA SMP/MTS 2018 Materi Energi