Wednesday, March 31, 2021

Cara Publikasi Jurnal Nasional dengan Cepat dan Gratis 2021

Bagi seorang guru, dosen, atau mahasiswa kependidikan menerbitkan sebuah jurnal adalah satu keharusan. Khususnya bagi guru pada posisi pangkat IV/a akan naik pangkat ke IV/b, jurnal menjadi sangat penting, karena keberadaan jurnal menjadi wajib bagi guru.


Cara Publikasi Jurnal Nasional Gratis via Youtube @sainsfarmasi


Di dalam buku 4 pedoman kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dijelaskan bahwa kewajiban guru yang berpangkat IV/a yang mengumpulkan angka kredit untuk naik pangkat ke IV/b adalah menyusun publikasi ilmiah dalam bentuk satu laporan penelitian dan satu artikel ilmiah yang berbentuk jurnal. Berikut ini cara publikasi jurnal nasional dengan cepat dan gratis 2021.


Jurnal ilmiah ditulis berdasarkan hasil penelitian atau berdasarkan hasil kajian ilmiah. Simak cara publikasi jurnal nasional dengan cepat dan gratis 2021.


Ada beragam jenis penerbit jurnal dari rumpun ilmu pendidikan yang bisa dengan mudah diakses oleh masyarakat pendidikan (guru, dosen, dan mahasiswa kependidikan).


Sekalipun ada beberapa jenis jurnal yang tidak bebas akses dan membutuhkan pembayaran terlebih dahulu. 


Pada umumnya ketika ingin menerbitkan jurnal dari hasil penelitian atau berdasarkan hasil kajian ilmiah di jurnal nasional akan dikenakan biaya apabila jurnalnya sudah terindeks Sinta dan atau sudah terakreditasi.


Tak hanya itu, jurnal terindeks di DOAJ juga akan mengharuskan pembayaran ketika ingin mempublikasikan tulisan di jurnal tersebut.


Namun, di luar jenis jurnal yang sudah terindeks maka ketika ingin menerbitkan jurnal tidak dipungut biaya. 


Inilah ulasan guruberto.com tentang cara publikasi jurnal nasional dengan cepat dan gratis 2021.


Jurnal nasional merupakan publikasi ilmiah secara berkala dalam bentuk artikel yang disusun sedemikian rupa dalam format jurnal yang bersifat nasional. Bersifat nasional artinya mendapat pengakuan, telah terakreditasi dari lembaga berwenang seperti Kemenristekdikti.


Sesungguhnya dalam penerbitana jurnal tidak ada istilah cepat dan istilah lambat. Karena setiap jurnal memiliki aturan sendiri.


Ada jurnal yang hanya butuh waktu 3 - 4 bulan saja sudah terbit. Sementara itu, ada pula yang sampai lebih dari setahun baru dipublikasikan.


Penyebabnya karena makin berkualitas jurnal maka akan semakin teliti dan hati-hati para penelaah atau mitra bestari dalam mengoreksi jurnal yang akan dipublikasikan.


Ada juga beberapa faktor pendukung agar jurnal yang telah disubmit ke suatu lembaga atau pengelola jurnal cepat diterbitkan.


1. Karya yang dibuat asli

Jurnal yang dibuat (hasil penelitian adan atau kajian ilmiah) benar-benar merupakan karya alis penyusunnya, bukan merupakan plagiat/jiplakan, atau disusun dengan niat dan prosedur yang tidak jujur.


2. Mengikuti pedoman penulisan jurnal

Setiap pengelola jurnal memiliki aturan dan format dalam penulisan jurnal yang berbeda-beda. Harus disesuaikan dengan pedoman penulisan jurnal yang ada mulai dari template jurnal, sistematika penulisan,  tata cara penulisan dan lain-lain.


3. Kirim jurnal sesuaikan dengan bidang ilmu yang relevan dengan dengan isi tulisan

Ketika isi tulisan tentang pembelajaran IPA maka sudah seharusnya mengirim tulisanke penerbit yang di bidang pembelajaran IPA bukan pada bidang pembelajaran IPS.


4. Topik yang dibahas unik dan terbaru

Keunikan dan kebaruan yang seusai dengan isu-isu kunci dan tren penelitian pendidikan menjadi peertimbangan dari pihak pengelola jurnal. Karena ketika topik yang dibahas baru maka pihak pengelola jurnal sudah dapat memprediksi bahwa tulisan itu akan banyak yang membacanya.


Berikut cara publikasi jurnal nasional dengan cepat dan gratis 2021.

a. Cari di mesin pencari (search engine) 'open journal system'

b. Pilih salah satu alamat webiste jurnal yang muncul dan cocokkan dengan isi tulisan yang akan disubmit

c. Kontak pihak pengelola jurnal yang bersangkutan.

d. Kirim jurnal secara daring

e. Silahkan menunggu konfirmasi dari pihak pengelola jurnal apakah ada perbaikan atau tidak.

f. Jika tidak ada lagi perbaikan, tulisan sudah diterbitkan untuk diakses masyarakat.


Nah, itulah tadi cara cara publikasi jurnal nasional dengan cepat dan gratis 2021. Semoga bermanfaat. 

Monday, March 29, 2021

Dear Orang Tua, Jangan Ajarkan Calistung Kepada Anak TK

Calistung nyatanya merupakan singkatan dari membaca (Ca), menulis (lis), dan berhtung (tung). Dari akhir ktiga kata tersebut menjadi kata baru yakni CALISTUNG


Ilustrasi Anak TK via gurusd.id


Calistung dapat didefenisikan sebagai sesuatu pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung permulaan melalui kegiatan bermain untuk menguarkan pikiran, perasaan, dan kehendak anak didik melalui tulisan serta ucapan yang baik.


Meskipun seleksi peserta didik baru kelas 1 (satu) SD tidak boleh lagi dilakukan berdasarkan kemampuan Calistung. Persoalan Calistung masih menjadi fenomena tersendiri yang serba dilematis. 


Tidak sedikit  dari orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah yang merasa khawatir anak-anaknya tidak mampu mengikuti pelajaran sekolahnya nanti jika sedari awal tidak dibekali dengan keterampilan Calistung. Hal tersebut membuat para orang tua sedikit memaksa anaknya untuk belajar Calistung. 


Menurut penelitian, Calistung memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif anak-anak menguasai keterampilan baca tulis hitung lebih dini atau cepat, sehingga lebih mudah menyesuaikan pada saat mengikuti proses pembelajaran di sekolah masing-masing. 


Sementara itu, dampak negatif pembelajaran Calistung yang tidak mempertimbangkan kondisi psikis  anak usia dini akan berdampak secara psikis, misalnya

  1. anak mengalami kejenuhan atau bosan dalam belajar
  2. masa bermain merasa berkurang dengan padatnya jadwal belajar mereka secara formal.


Pada pembelajaran Calistung yang tidak menggunakan metode untuk anak usia dini, cenderung menghilangkan konteks belajar pada anak usia dini.


Kedua dampak negatif dari pembelajaran Calistung di atas memiliki kemiripan dengan defenisi dari stress akademik. Stres akademik merupakan keadaan atau kondisi berupa gangguan fisik, mental, ataupun emosional yang disebabkan ketidaksesuaian antara tuntutan lingkungan dengan kemampuan yang dimiliki pembelajar.


Apabila pembelajaran Calistung diterapkan secara terburu-buru dan tidak sesuai dengan konteks belajar anak usia dini maka akan berujung pemberontakan, mengalami kejenuhan dan kebosanan belajar, kurangnya kesiapan anak untuk mengikuti kegiatan di jenjang Sekolah Dasar (SD) yang berdampak pada gangguan berkomunikasi, gangguan pengendalian emosi, stress, depresi dan gangguan perilaku lainnya pada masa usia remaja hingga dewasa. 


Berdasarkan hal tersebut sebaiknya Calistung jangan dipaksakan diajarkan kepada anak TK, tetapi hanya pengenalan huruf, angka, dengan konsep yang sederhana, dan secara bertahap.


Apa yang harus dilakukan?

Pembelajaran Calistung harus dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Oleh karena itu, pendidikan di TK tidak diperkenankan mengajarkan materi Calistung secara langsung sebagai pembelajaran sendiri-sendiri (fragmented) kepada anak-anak. 


Pendekatan bermain sebagai salah satu prisip pembelajaran anak usia dini itulah yang juga harus digunakan dalam pembelajaran Calistung di TK. Melalui pendekatan bermain, anak-anak dapat mengembangkan aspek psikis dan fisik yang terdiri dari nilai agama dan moral, sosem, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian, dan seni.

Saturday, March 27, 2021

Download SK PPDB Tahun Ajaran 2021/2022 SD, SMP, SMA dan SMK

Dear Ibu dan Bapak Guru, pendaftaran PPDB jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK 2021 sudah di depan mata, segera lakukan persiapan agar tidak terlewatkan informasinya.


Ilustrasi SK PPDB via sinau-thewe.com


Berdasarkan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 dijelaskan ada empat jalur pendaftaran yaitu:

  1. Jalur zonasi
  2. Jalur afirmasi
  3. Jalur perpindahan orang tua/wali
  4. Jalur prestasi


Pengumuman pendaftaran dilakukan secara terbuka paling lama minggu pertama bulan Mei 2021. Pendaftaran dilaksanakan secara online dengan meng-upload berkas yang diperlukan sesuai dengan persyaratan administrasi ke laman pendaftaran PPDB satuan pendidikan yang dituju.

 

Tetapi jika satuan pendidikan terkendala jaringan internet, maka PPDB diselenggarakan secara luring dengan melampirkan fotocopy dokumen yang dipersyaratkan. 


Sebagai langkah awal dalam pelaksanaan PPDB biasanya satuan pendidikan membentuk panitia PPDB yang dikukuhkan dengan SK Panitia PPDB. SK Panitia PPDB sangat berguna bagi satuan pendidikan, tak hanya sekadar arsip semata tetapi sebagai bukti fisik pada saat peelaksanaan akreditasi satuan pendidikan.


Oleh karena itu, pada kesempatan ini Guruberto.com akan membagikan Contoh SK Panitia PPDB Jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK 2021. Untuk memudahkan pengeditan, SK Panitia PPDB sengaja kami buat dalam bentuk dokumen (.doc).


Adapun isi dari SK Panitia PPDB ini terdiri dari dua lampiran yaitu susunan panitia berisi jabatan berikut tugas dan jadwal PPDB.


Simak selengkapnya tentang Contoh SK Panitia PPDB Jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK 2021 di bawah ini.



SK Panitia PPDB Jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK 2021  di atas dapat diunduh pada link berikut ini: SK PPDB Tahun Ajaran 2021/2022 SD, SMP, SMA dan SMK

Friday, March 26, 2021

Cara Daftar AKM Guru Angkatan 12 dan 13

Dear Ibu dan Bapak Guru yang belum pernah mengikuti Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), mulai Kamis 25 Maret 2021 pendaftaran AKM Guru sudah dibuka untuk Angkatan 12 dan 13.


Cara  Daftar PGBB seri AKM via Youtube @ioirwan


Adapun pendaftaran dilakukan secara online melalui laman Guru Belajar dan Berbagi menggunakan akun SIM PKB.


Perihal dibukanya AKM Guru untuk Angkatan 12 dan 13 berdasarkan surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang bernomor: 1306/B1.B5/GT.02.15/2021 tentang Pemberitahuan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Berikut isinya:


Dengan hormat, kami sampaikan bahwa Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah melaksanakan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Angkatan 1 s.d 11. Untuk mengakomodir guru yang belum memiliki kesempatan mengikuti program tersebut, kami bermaksud membuka kembali Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) angkatan selanjutnya pada tanggal 1 April 2021. Pendaftaran program akan dibuka mulai tanggal 25 Maret 2021 melalui laman gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id


Seperti program sebelumnya, program ini diikuti oleh semua guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang memilikiakun SIM PKB. Peserta mengikuti program ini secara daring dan pembelajaran dilakukan secara mandiri oleh peserta. 


Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon perkenan Bapak/Ibu untuk dapat menyampaikan informasi pelaksanaan program ini dan memberikan motivasi kepada semua guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah di wilayah binaan Bapak/Ibu agar dapat mendaftar dan mengikuti program ini sampai tuntas.


Cara DaftarAKM Guru Angkatan 12 dan 13

  1. Masuk ke laman Guru Belajar dan Berbagi melalui tautan berikut https://ayogurubelajar.kemdikbud.go.id/seri-asesmen-kompetensi-minimum/, selanjutnya klik tombol "Mulai Belajar"
  2. Silahkan masukkan Surel (Gunakan no.ukg@guruku.id) dan kata sandi untuk melanjutkan ke aplikasi SIM Elearning Ayo Belajar
  3. Pada menu Asesmen Kompetensi Minimum klik "Selengkapnya"
  4. Pada Kegiatan yang bisa Anda ikuti klil tombol "Daftar"
  5. Pada Informasi Pendaftaran silahkan Ibu dan Bapak Guru memilih jadwal pelaksanaan (angkatan) dengan mencetang angkatan yang dipilih misal Angkatan 12, lalu klik tombol "Daftar"
  6. Pada bagian Persetujuan muncul notifikasi "Apakah anda yakin akan memilih kegiatan ini? Bimtek Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum SMP - Angkatan 12? Jika Anda bersedia meluangkan waktu silahkan pilih Ya"


Selanjutnya Ibu dan Bapak Guru dapat mengikuti jadwal Bimtek Guru Belajar seri Asesmen Kompetensi Minimum mulai Kamis, 01-04-2021 - Senin, 05-04-2021.


Simak selengkapnya tentang surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang bernomor: 1306/B1.B5/GT.02.15/2021 tentang Pemberitahuan Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di bawah ini.


 

Surat di atas dapat diunduh pada link berikut  ini: Surat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan yang bernomor: 1306/B1.B5/GT.02.15/2021 

Perjuangan 'Guru Donorer' Untuk Pendidikan

Guru honorer adalah guru yang memiliki tugas mengajar dan mendidik yang statusnya di lembaga pendidikan atau sekolah adalah kontrak. Guru honorer diangkat oleh kepala sekolah dan memperoleh honorarium per bulan dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). 


Setiap memasuki tahun ajaran baru, kepala sekolah membagikan SK pembagian tugas guru sebagai acuan guru honorer melaksanakan tugasnya. Guru honorer ini juga memakai seragam layaknya guru PNS karena pada dasarnya perannya sama dengan seorang guru yang digaji oleh negara. 

 

Berdasarkan data dari Kemdikbud, sampai tahun 2020 jumlah guru berstatus non-PNS di Indonesia mencapai 973.228 orang. Dari jumlah tersebut, 728.461 diantaranya berstatus guru honorer sekolah.


Saat ini, dana BOS dari pemerintah pusat yang dapat digunakan untuk pemberian honorarium untuk guru honorer maksimal 50 persen. Itu pun dengan syarat guru honorer yang akan mendapatkan honorarium dari dana BOS harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).


Selain itu, jumlah siswa di sebagian sekolah sedikit, sementara jumlah guru honorernya banyak. Akibatnya, honorarium per bulan guru honorer di sekolah-sekolah tersebut sangat rendah.


Honorarium per bulan yang sangat rendah berbanding terbalik dengan tugas yang harus dikerjakan. Mulai dari menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), melakukan pembelajaran, membuat kisi-kisi asesmen, membuat instrumen asesmen, melaksanakan asesmen, melakukan analisis, dan sebagainya.

 

Belum lagi tugas-tugas administratif seperti membantu data pokok pendidikan (Dapodik), mengurus dana BOS, membantu guru-guru yang lain, dan masih banyak tugas lainnya. Banyak guru muda yang masih berstatus honorer diberi tugas menumpuk, ini membuktikan bahwa mereka memang memiliki kemampuan lebih.


Guru Donorer

Bila dilihat sepintas lalu, kata honorer hampir serupa dengan kata donorer. Yang mana kata donor adalah memberikan sebagian apa yang kita miliki tanpa pamrih apapun. Sama seperti donor, istilah guru honorer disebutkan bagi mereka yang rela mengajar dari pagi sampai sore tetapi masih ditemukan honorariumnya sekitar 300 ribu per bulan.

 

Di zaman sekarang, uang sebanyak itu tidak cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari selama satu bulan. Oleh karena itu, masih banyak guru honorer yang memiliki pekerjaan sampingan di luar sekolah.


Guru 'donorer' masih berjuang melawan nestapa. Meski dengan honorarium per bulan sangat rendah, pengabdian tanpa kepastian, tapi mereka tetap cinta pekerjaan. Sebagaimana foto-foto yang diunggah salah satu akun facebook @dausllina di Facebook Grup PPPK (P3K GURU 2021) pada Kamis (25/3/2021).



Kedua foto-foto ini menceritakan perjuangan guru honorer untuk pendidikan. Setiap hari harus melewati jalan rusak berlumpur untuk mengajar ke sekolah. 


Postingan akun facebook @dausllina itu pun lantas mendapat banyak dukungan positif dari para guru yang membanjiri kolom komentar postingannya.


"Semoga segara diangkat menjadi ASN, atas perjuangan bapak ibu," tulis @adillahbaguspanuntun.


"Ya Allah... Sabar ya teman-teman, demi anak bangsa, moga saja tahun ini kita honorer jadi ASN, Aamin," tulis @sumarnimarni.


"Perjuangan mu lebih Mulya, walaupun gaji tak seberapa . semangat untuk mencerdaskan anak bangsa tetap membara," tulis @titinnurhayati.


"Masyaalloh luar biasa perjuangan guru honorer Semangat pak," tulis @sititaryuni.


"Salut dengan perjuangannya" tulis @rumhaedahabidin.  

Thursday, March 25, 2021

50 SOAL ASLI TRY OUT PPPK IPA KE-2


Dear Ibu dan Bapak Guru mapel  Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP, saat ini di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK sedang diadakan try out  bidang studi IPA.

 

Apakah Ibu dan Bapak Guru mapel IPA sudah menyelesaikan try out yang pertama? Ataukah Ibu dan Bapak Guru mapel IPA sudah mendaftar dan menunggu jadwal pelaksanaan try out pertama dan atau try out kedua?


Bagi Ibu dan Bapak Guru mapel IPA yang belum mendaftar di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK silahkan pelajari lebih lanjut tentang Cara Mendaftar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.


Pada kesempatan ini guruberto.com akan membagikan soal asli try out bidang studi IPA ke-2. Sementara itu, untuk pembahasan dan kunci jawaban soal belum tersedia.


Pada try out  Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK setiap peserta mendapat kesempatan dua kali untuk mengikuti try out. Jika dirasa perolehan nilai try out ke-1 belum cukup memuaskan, peserta masih bisa mengikuti try out ke-2.


Untuk mengikuti try out ke-2, peserta diwajibkan untuk mereset password dan mendaftar ulang kembali. Tata cara pendaftaran sama seperti pendaftaran saat daftar pertama kali.


Simak selengkapnya soal asli try out  bidang studi IPA di bawah ini.


 


Nah, itulah soal try out asli bidang studi IPA bagian kedua. Semoga bermanfaat bagi Ibu dan Bapak Guru mapel IPA yang sedang belajar latihan soal di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK. 

Monday, March 22, 2021

Kunci Jawaban Soal 'Asli' Tryout Bidang Studi PJOK SD

Dear Ibu dan Bapak Guru PJOK SD, saat ini di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK sedang diadakan try out bidang studi PJOK SD.


Ilustrasi Tryout Bidang Studi PJOK SD

Apakah Ibu dan Bapak Guru PJOK SD sudah menyelesaikan try out yang pertama? Atau mungkin Ibu dan Bapak Guru PJOK SD sudah mendaftar dan menunggu jadwal pelaksanaan try out  pertama.


Bagi Ibu dan Bapak Guru PJOKSD yang belum mendaftar di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK silahkan pelajari lebih lanjut tentang Cara Mendaftar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.


Guruberto.com akan membagikan soal "asli" try out bidang studi PJOK SD lengkap dengan kunci jawaban. Sedangkan untuk pembahasan soal belum tersedia.


Pada try out Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK setiap peserta mendapat kesempatan dua kali untuk mengikuti try out. Jika dirasa perolehan nilai try out pertama belum cukup memuaskan, peserta  masih bisa mengikuti try out kedua.


Untuk mengikuti try out kedua, peserta diwajibkan untuk mereset password dan mendaftar ulang kembali. Tata cara pendaftaran sama seperti pendaftaran di awal.


Try out kali ini berisi soal. Simak selengkapnya soal "asli" try out  bidang studi PJOK SD di bawah ini.

 


Nah, itulah soal TO "asli" bidang studi PJOK SD bagian pertama. Semoga bermanfaat bagi Ibu dan Bapak Guru PJOK SD yang sedang belajar di Program Guru Belajar Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK.