Friday, April 12, 2024

Peranan Teknologi dalam Pendidikan Anak di Era Digital

Belajar di perangkat tablet (Dok. Kumon)

"Orang yang tidak meluangkan waktu lima hingga 10 jam seminggu dalam pembelajaran digital akan menjadi usang dengan teknologi"
Stephenson, CEO dan pimpinan AT&T 

Pada masa sekarang ini, perkembangan teknologi bisa dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satunya adalah bidang pendidikan. 

Dulu, sekolah hanya bisa dilakukan bila guru melakukan tatap muka dengan para siswa. Namun di era digital ini, kegiatan tatap muka seolah-olah tidak perlu dilakukan karena adanya bantuan teknologi. 

Adanya penerapan teknologi untuk menunjang pendidikan sebetulnya bukan hal-hal yang baru amat. Namun sejak pandemi Covid-19 melanda dunia, keberadaan teknologi semakin memiliki peran penting dalam pendidikan anak. 

Mengingat saat ini anak usia sekolah mengandalkan teknologi untuk belajar, bermain, dan juga bersosialisasi dengan teman-temanya. 

Tiga kebutuhan tersebut semakin meningkat ketika anak memasuki usia remaja. Misalnya, saat ini semakin marak kursus online seperti kursus bahasa inggris online dan les matematika online 

Kali ini, guruberto.com akan menjelaskan beberapa peranan penting teknologi dalam pendidikan anak di era digital. Yuk, simak ulasannya. 

Peranan teknologi dalam pendidikan anak



Peranan teknologi dalam dunia pendidikan berkembang pesat seiring dengan munculnya peralatan dan aplikasi untuk menunjang proses pembelajaran. Untuk lebih jelasnya, ini dia lima peranan teknologi dalam pendidikan anak di era digital.
1. Meningkatkan minat belajar anak
Salah satu peranan teknologi dalam pendidikan adalah meningkatkan minat belajar anak. Karena teknologi dapat membantu guru dalam menyiapkan materi dan perangkat ajar agar lebih menarik dibandingkan melalui metode tradisional.

Selain itu, kebanyakan anak familiar dengan teknologi dan piawai bermain gawai sehingga mereka cenderung lebih tertarik terhadap aktivitas pembelajaran melalui teknologi.

2. Memudahkan proses pembelajaran
Peranan teknologi dalam pendidikan selanjutnya adalah memudahkan proses pembelajaran. Teknologi memberikan akses mudah ke beragam sumber belajar seperti buku elektronik, lembar kerja, video pembelajaran, dan aplikasi pendidikan.

Salah satu manfaat utama penggunaan teknologi dalam pembelajaran adalah keluwesan. Anak tidak terikat oleh waktu dan tempat tertentu, mereka tetap bisa belajar kapan saja dan di mana saja sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Metode pendidikan berbasis teknologi seperti itu salah satunya ada di KUMON CONNECT. Di sini anak dapat belajar secara digital dengan metode Kumon menggunakan tablet sebagai media belajar. Tablet juga sudah diisi dengan lembar kerja pelajaran matematika dan bahasa inggris. 

Melalui Kumon digital, materi dan soal-soal yang diajarkan di bimbel matematika anak dan les bahasa inggris anak bisa kita dapatkan hanya dalam genggaman.

3. Memantau kemajuan belajar
Peranan teknologi dalam pendidikan berikutnya adalah mendukung penilaian dan pemantauan kemajuan belajar anak. 

Kita contohkan pada penggunaan KUMON CONNECT. Tak hanya anak, Ayah dan Bunda juga dapat terhubung melalui KUMON CONNECT sehingga dapat memantau perkembangan belajar anak dan mengetahui umpan balik dari pengajar melalui fitur Study Records.

Melalui fitur tersebut, kita bisa melihat hasil belajar dan informasi mengenai tanggal pengerjaan, lamanya waktu pengerjaan, dan banyaknya lembar kerja yang sudah dikerjakan.

4. Membangun kolaborasi 
Peranan teknologi dalam pendidikan selanjutnya adalah membangun kolaborasi yang kuat. Melalui teknologi, anak dapat bekerja sama dengan teman-teman di seluruh dunia.

Ketika terkoneksi dengan internet, mereka dapat berbagi ide, informasi, pengalaman, keterampilan, dan memecahkan masalah bersama melalui projek-projek online. Ini mengajarkan mereka pentingnya kolaborasi dalam dunia yang semakin terhubung.

5. Menumbuhkan kesadaran akan lingkungan
Terakhir, peranan teknologi dalam pendidikan anak adalah menumbuhkan kesadaran akan lingkungan. 

Salah satu aspek penting dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran adalah mendukung keberlanjutan dan meningkatkan kesadaran lingkungan untuk bumi yang lebih baik. 

Hal ini karena pembelajaran menggunakan teknologi dapat mengurangi pengggunaan kertas seperti KUMON CONNECT, tidak butuh kertas atau buku (paperless). 

Dalam proses pengerjaan soal, KUMON CONNECT lebih ramah lingkungan karena anak mengerjakan soal melalui perangkat tablet dengan stylus pen.

Di samping itu, pembelajaran menggunakan teknologi juga dapat menghemat energi dan mengurangi emisi. 

Universitas Terbuka di Inggris menemukan bahwa rata-rata belajar daring 90 persen lebih sedikit energi dan 85 persen lebih sedikit emisi per siswa.

Mengingat pentingnya peranan teknologi dalam pendidikan anak di era digital, sewajarnyalah Ayah dan Bunda serta Bapak, Ibu guru untuk menjaga waktu yang dihabiskan anak-anak di depan layar, memastikan konten yang mereka akses sesuai, dan mengajarkan etika berkomunikasi yang baik di dunia digital.
 

Hybrid learning yang menyenangkan


Kita ingat di tahun 2020, pandemi Covid-19 menyebabkan dunia pendidikan harus mengalami perubahan metode kegiatan belajar mengajar dari tatap muka ke daring dengan pemanfaatan teknologi digital dan internet.
 
Selain adanya teknologi, pemilihan metode pembelajaran yang tepat juga dapat membantu proses pembelajaran, hybrid learning hadir sebagai solusi pembelajaran saat ini meski tak lagi pandemi. 

Hybrid learning merupakan metode pembelajaran dengan sistem daring yang dikombinasikan dengan pertemuan tatap muka untuk beberapa jam. 

Metode pembelajaran ini memungkinkan siswa untuk belajar di mana saja dan kapan saja dengan menggunakan teknologi digital. 

Penerapan hybrid learning juga dinilai lebih efektif untuk meningkatkan prestasi, keterlibatan siswa, dan pandangan positif mereka tentang pembelajaran. 

Kombinasi pembelajaran daring dengan tatap muka berhasil memadukan metode hybrid learning. Belakangan ini, metode hybrid learning tidak hanya digunakan untuk membantu anak belajar di sekolah, tetapi juga oleh beberapa lembaga kursus.

Hybrid learning 

Kumon, lembaga kursus asal Jepang menyediakan pembelajaran secara hybrid dengan materi yang lengkap dan disesuaikan dengan kemampuan anak. Sehingga pengajar dan Ayah dan Bunda dapat mengoptimalkan potensi belajar anak semaksimal mungkin.
 
Semakin menarik, sekarang Kumon menghadirkan metode hybrid learning yang menyenangkan, yaitu KUMON CONNECT

Metode belajar ini menggunakan tablet sebagai media belajar sehingga menarik minat anak untuk bersemangat belajar. Tablet juga dilengkapi dengan stylus pen untuk memudahkan mereka untuk menulis dan berkreasi.

Untuk informasi leboh lanjut mengenai program KUMON CONNECT, Ayah dan Bunda bisa langsung menghubungi Kumon terdekat atau mengunjungi laman Kumon disini

Tunggu apalagi? Yuk, segera daftarkan anak-anak untuk mengikuti kelas KUMON CONNECT.(*)

1 comments so far

Teknologi memiliki peran penting di dunia digital saat ini. Membawa banyak kemudahan sekaligus tantangan tersendiri, Kumon adalah salah satu bimbel dengan adaptasi luar biasa teknologi menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan seru.


EmoticonEmoticon